Selamat datang di objek wisata Waduk Riam Kanan

Danau Riam Kanan merupakan bagian dari Taman Hutan Raya Sultan Adam yang berlokasi di Desa Aranio, Kecamatan Aranio berupa Waduk / Danau seluas lebih kurang 8.000 Ha dengan fungsi utama sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air satu-satunya di Provinsi Kalimantan Selatan.

Tentang Objek Wisata

WadukRiamKanan


Berperan penting sebagai pengatur tata air, mencegah erosi dan banjir, sebagai objek wisata alam, danau / waduk ini memiliki bentang alam yang menarik dengan panorama danau, lembah dan bukit disekelilingnya serta untuk kegiatan olahraga air. Pegunungan Meratus yang indah dan hijau mengelilingi Danau Riam Kanan. Di tempat ini ada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Ir Pangeran Mochamad Noor atau yang lebih popular dengan nama Waduk Riam Kanan. Danau luas ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, khususnya di akhir pekan.

Ingin ke danau ini, Anda harus berkendara beberapa menit ke pelabuhan kelotok yang berada di Jalan Ir Pangeran Mochamad Noor, Desa Tiwingan Baru, Kecamatan Aranio, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Posisinya agak ke bawah sedikit dari kantor Waduk Riam Kanan tadi. Di sana ada pelabuhan kecil bernama Pelabuhan Tiwingan Baru. Danau yang airnya berwarna hijau ini menawarkan pemandangan alam yang indah. Danau tersebut dikelilingi perbukitan dan banyak desa yang menawarkan panorama alam yang asri. Suasana tenang sangat terasa, ditambah dengan pemandangan alam di sekitarnya, pepohonan hijau yang rimbun tampak mendominasi tepian danau serta perbukitan yang mengelilinginya. Di tengah-tengah danau, sesekali tampak pondok-pondok kayu terapung yang di sekitarnya ada jala-jala nelayan setempat. Mereka rupanya di waktu-waktu tertentu menebar jala untuk menangkap ikan yang hidup di danau ini. Semilir angin berhembus, menambah kesan damainya kehidupan warga setempat. Di pelabuhan tersebut, ada banyak perahu bermotor atau biasa disebut kelotok yang siap mengantarkan para wisatawan mengarungi danau tersebut.

Danau ini bukanlah danau yang terbentuk secara alami, tetapi buatan. Menurut sejarahnya, proses pembuatan danau dan waduk ini dimulai pada 1958 silam, diprakarsai oleh Ir Pangeran Mochamad Noor yang merupakan Gubernur pertama Kalimantan Selatan dan mantan Menteri Pekerjaan Umum di era pemerintahan Presiden Soekarno. Waduk tersebut diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 1973. Menurut seorang motoris kelotok setempat, Hasbi, dulu ada dua desa yang ditenggelamkan tersebut. “Kejadian itu sudah puluhan tahun lalu. Menurut cerita orang-orang tua di kampung saya, desanya ada dua. Ditenggelamkan, airnya ya dari sungai Riam Kanan itu. Penduduknya lalu banyak yang mengungsi ke berbagai daerah, kemudian terciptalah banyak desa di sini,” ujar warga Desa Tiwingan Baru ini.

Danau ini berada di wilayah Kecamatan Aranio. Awalnya, di kecamatan ini ada dua desa tersebut. Karena ditenggelamkan, akhirnya penduduknya menyebar dan terpecahlah dua desa itu menjadi 13 desa yang ada sekarang mengelilingi danau tersebut. Di antaranya ada Desa Tiwingan Lama, Tiwingan Baru, Liang Toman, Kalaan, Banua Riam, Bunglai, Bukit Batas, Apuai, Rantau Bujur, Balangian dan lain-lain.

Kondisi alam pedesaan tersebut didominasi perbukitan nan hijau, mengelilingi danau tersebut. Tak heran jika kemudian pemandangan seperti ini bisa menambah suasana tenang dan syahdu berwisata di danau tersebut. Apalagi riak airnya tenang dan jernih kehijauan.


Fasilitas

WadukRiamKanan


Penginapan

Anda dapat memilih menginap di kota terdekat seperti Martapura atau Banjarbaru sebelum berangkat ke Riam Kanan


Rumah Makan

Rumah makan berupa warung yang menjual minuman dan makanan ringan maupun makanan utama tersedia banyak di lokasi Riam Kanan


Kamar Mandi dan WC

Kamar mandi dan toilet umum tersedia di sekitar tempat parkir mobil dan motor sebelum Anda naik ke perahu motor untuk menyusuri danau


Jasa Pemandu

Ketika tiba di tepian waduk, tanpa Anda bertanya pun akan banyak yang menawarkan perahu yang siap mengantar Anda ke berbagai rute yang bisa dipilih dengan harga yang tergolong murah untuk sekali perjalanan


Papan keterangan objek wisata

Menuju waduk tergolong mudah, jalan yang tersedia sudah dilengkapi penunjuk jalan yang mudah diikuti dari pusat kota hingga tiba di tepi Waduk


Fasilitas Kesehatan

Dekat dengan pemukiman sehingga fasilitas pusat kesehatan masyarakat tersedia


Tempat ibadah

Tersedia tempat ibadah berupa masjid dan musholla


Tempat Parkir

Meskipun agak curam dan jalan yang berkelok untuk tiba ke tepi danau, namun tempat parkir yang tersedia cukup luas dengan penjagaan yang memadai


Panorama di Waduk Riam Kanan


Temukan keindahan

Video Waduk Riam Kanan


Waduk Riam kanan yang berguna sebagai penampungan air untuk sumber PLTA, juga berfungsi sebagai tujuan wisata